Friday, October 26, 2012

Peranan bahasa indonesia dalam era globalisasi

Pendahuluan
Kita tengah memasuki abad XXI. Abad ini juga merupakan milenium III perhitungan Masehi. Perubahan abad dan perubahan milenium ini diramalkan akan membawa perubahan pula terhadap struktur ekonomi, struktur kekuasaan, dan struktur kebudayaan dunia.
Fenomena paling menonjol yang tengah terjadi pada kurun waktu ini adalah terjadinya proses globalisasi. Proses perubahan inilah yang disebut Alvin Toffler sebagai gelombang ketiga, setelah berlangsung gelombang pertama (agrikultiur) dan gelombang kedua (industri). Perubahan yang demikian menyebabkan terjadinya pula pergeseran kekuasaan dari pusat kekuasaan yang bersumber pada tanah, kemudian kepada kapital atau modal, selanjutnya (dalam gelombang ketiga) kepada penguasaan terhadap informasi (ilmu pengetahuan dan tekhnologi).
Proses globalisasi ini lebih banyak ditakuti daripada dipahami untuk kemudian diantisipasi dengan arif dan cermat. Oleh rasa takut dan cemas yang berlebihan itu, antisipasi yang dilakukan cenderung bersifat defensif membangun benteng-benteng pertahanan dan merasa diri sebagai objek daripada subjek di dalam proses perubahan.
Bagaimana dengan bahasa dan sastra? Apakah yang terjadi dengan bahasa dan sastra Indonesia di dalam proses globalisasi? Apakah yang harus dilakukan dan kebijakan yang bagaiman yang harus diambil dalam hubungan sastra Indonesia dalam menghadapi proses globalisasi atau di dalam era pasar bebas?
Mitos Tentang Globalisasi
Mitos yang hidup selama ini tentang globalisasi adalah bahwa proses globalisasi akan membuat dunia seragam. Proses globalisasi akan menghapus identitas dan jati diri . Kebudayaan lokal dan etnis akan ditelan oleh kekuatan budaya besar atau kekuatan budaya global.
Anggapan atau jalan pikiran yang demikian tidak sepenuhnya benar. Kemajuan teknologi komunikasi memang telah membuat batas-batas dan jarak menjadi hilang dan tidak berguna. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknolgi telah membuat surutnya peranan kekuasaan ideologi dan kekuasaan negara. Akan tetapi, Jhon Naisbitt dalam bukunya Global Paradox memperlihatkan hal yang justru bersifat paradoks dari fenomena globalisasi. Di dalam bidang ekonomi, misalnya, Naisbitt mengatakan “Semakin besar dan semakin terbuka ekonomi dunia, semakin perusahaan-perusahaan kecil dan sedang akan mendominasi”. Ia di dalam bukunya itu juga mengemukakan pokok-pokok pikiran lain yang paradoks sehubungan dengan masalah ini. “Semakin kita menjadi universal, tindakan kita semakin bersifat kesukuan”, “berfikir lokal, bersifat global.” Ketika bahasa Inggris menjadi bahasa kedua bagi semua orang, bahasa pertama, bahasa ibu mereka, menjadi lebih penting dan dipertahankan dengan lebih giat.
Dari pernyataan Naisbitt itu, kalau kita mempercayai, proses globalisasi tetap menempatkan masalah lokal ataupun masalah etnis (tribe) sebagai masalah yang penting yang harus dipertimbangkan. Dalam bukunya yang lain Megatrends 2000, Naisbitt juga mengatakan bahwa era yang akan datang adalah era kesenian dan era pariwisata. Orang akan membelanjakan uangnya untuk bepergian dan menikmati karya-karya seni. Peristiwa-peristiwa kesenian yang akan menjadi perhatian utama dibandingkan peristiwa-peristiwa olahraga yang sebelumnya lebih mendapat tempat.
“Berpikir lokal, bertindak global”, seperti yang dikemukakan Naisbitt itu, pastilah akan menempatkan masalah bahasa dan sastra, khususnya bahasa dan sastra Indonesia, sebagai sesuatu yang penting di dalam era globalisasi. Proses berpikir tidak akan mungkin dilakukan tanpa bahasa. Bahasa yang akrab untuk masyarakat (lokal) Indonesia adalah bahasa Indonesia. Proses berpikir dan kemudian dilanjutkan proses kreatif, proses ekspresi, akan melahirkan karya-karya sastra, yakni karya sastra Indonesia.
Perkembangan Bahasa dan Sastra Indonesia
Di dalam sejarahnya, bahasa Indonesia telah berkembang cukup menarik. Bahasa Indonesia yang tadinya hanya merupakan bahasa Melayu dengan pendukung yang kecil telah berkembang menjadi bahasa Indonesia yang besar. Bahasa ini telah menjadi bahasa lebih dari 200 juta rakyat di Nusantara Indonesia. Sebagian besar di antaranya juga telah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama. Bahasa Indonesia yang tadinya berkembang dari bahasa Melayu itu telah “menggusur” sejumlah bahasa lokal (etnis) yang kecil. Bahasa Indonesia yang semulanya berasal dari bahasa Melayu itu bahkan juga menggeser dan menggoyahkan bahasa etnis-etnis yang cukup besar, seperti bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa dari masyarakat baru yang bernama masyarakat Indonesia. Di dalam persaingannya untuk merebut pasar kerja, bahasa Indonesia telah mengalahkan bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa Indonesia juga telah tumbuh dan berkembang menjadi bahasa yang modern pula.
Perkembangan yang demikian akan terus berlanjut. Perkembangan tersebut akan banyak ditentukan oleh tingkat kemajuan masyarakat dan peranan yang strategis dari masyarakat dan kawasan ini di masa depan. Diramalkan bahwa masyarakat kawasan ini, yaitu Indonesia, Malasyia, Thailand, Vietnam, Brunai Darussalam, dan Filipina akan menjadi salah satu global-tribe yang penting di dunia. Jika itu terjadi, bahasa Indonesia (lebih jauh bahasa Melayu) juga akan menjadi bahasa yang lebih bersifat global. Proses globalisasi bahasa Melayu (baru) untuk kawasan Nusantara, dan bahasa-bahasa Melayu untuk kawasan Asia Pasifik (mungkin termasuk Australia) menjadi tak terelakkan. Peranan kawasan ini (termasuk masyarakatnya, tentu saja) sebagai kekuatan ekonomi, industri dan ilmu pengetahuan yang baru di dunia, akan menentukan pula bagaimana perkembangan bahasa Indonesia (dan bahasa Melayu) modern. Bahasa dan sastra Indonesia sudah semenjak lama memiliki tradisi kosmopolitan. Sastra modern Indonesia telah menggeser dan menggusur sastra tradisi yang ada di pelbagai etnis yang ada di Nusantara.
Perubahan yang terjadi itu tidak hanya menyangkut masalah struktur dan bahasa, tetapi lebih jauh mengungkapkan permasalahan manusia baru (atau lebih tepat manusia marginal dan tradisional) yang dialami manusia di dalam sebuah proses perubahan. Lihatlah tokoh-tokoh dalam roman dan novel Indonesia. Lihatlah tokoh Siti Nurbaya di dalam roman Siti Nurbaya, tokoh Zainudin di dalam roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, tokoh Hanafi di dalam roman Salah Asuhan, tokoh Tini, dan Tono di dalam novel Belenggu, sampai kepada tokoh Lantip di dalam roman Priyayi. Mereka adalah tokoh-tokoh yang berusaha masuk ke dunia yang baru, dunia yang global, dengan tertatih-tatih.
Dengan demikian, satra Indonesia (dan Melayu) modern pada hakikatnya adalah sastra yang berada pada jalur yang mengglobal itu. Sebagaimana dengan perkembangan bahasa Indonesia, sastra Indonesia tidak ada masalah dalam globalisasi karena ia memang berada di dalamnya. Yang menjadi soal adalah bagaimana menjadikan bahasa dan sastra itu memiliki posisi yang kuat di tengah-tengah masyarakatnya. Atau lebih jauh, bagaimana langkah untuk menjadikan masyarakatnya memiliki posisi kuat di tengah-tengah masyarakat dunia (lainnya).
Kalau merujuk kepada pandangan-pandangan Alvin Toffler atau John Naisbitt, dua peramal masa depan tanpa bola-bola kristal, bahasa Indonesia dan sastra Indonesia akan menjadi bahasa (dan sastra) yang penting di dunia.
Politik Bahasan dan Politik Sastra
Proses globalisasi kebudayaan yang terjadi mengakibatkan berubahnya paradigma tentang “pembinaan” dan “pengembangan” bahasa. Bahasa Indonesia pada masa depan bukan hanya menjadi bahasa negara, melainkan juga menjadi bahasa dari suatu tribe (suku) yang mengglobal. Bahasa tersebut harus mampu mengakomodasikan perubahan-perubahan dan penyesuaian-penyesuaian yang mungkin dihadapi. Mekanisme pembinaan dan pengembangan tidaklah ditentukan oleh suatu lembaga, seperti Pusat Bahasa, tetapi akan amat ditentukan oleh
mekanisme “pasar”. Pusat Bahasa tidak perlu terlalu rewel dengan “bahasa yang baik dan benar”. Politik bahasa yang terlalu bersifat defensif harus ditinggalkan.
Di dalam kehidupan sastra juga diperlukan suatu politik sastra. Sastra Indonesia harus lebih dimasyarakatkan, tidak saja untuk bangsa Indonesia, tetapi juga untuk masyarakat yang lebih luas. Penerbitan karya-karya sastra harus dilakukan dalam jumlah yang besar. Sekolah-sekolah dan perguruan tinggi semestinya menjadi tempat untuk membaca karya-karya sastra. Pengajaran sastra haruslah menjadikan karya-karya sastra sebagai sumber pengajaran.
Di dalam proses globalisasi, posisi yang harus diambil bukan sebagai objek perubahan, melainkan harus menjadi subyek. Bahasa dan sastra (Indonesia) amat potensial menjadi bahasa dan sastra yang diperhitungkan di dalam dunia global.
Jika dunia Melayu (dan Indonesia) akan hadir sebagai salah satu global-tribe di dunia dan kawasan Asia Pasifik, bahasa dan sastranya harus juga berkembang ke arah itu. Bahasa Melayu (dan Indonesia) harus siap menerima peranan yang demikian. Sastra Indonesia harus tetap menjadi sastra yang unik di tengah-tengah dunia yang global. Bahasa dan sastra Indonesia (Melayu) harus mampu menjadikan kekuatan budaya (global-trible) yang baru itu. Untuk itu, diperlukan suatu politik bahasa ( dan sastra) yang terbuka, bukan bersifat defensif.
Oleh:Prof. Dr. Mursai Esten
Sumber: Forum Bahasa dan Sastra

Mengenal Super Hero Islam

Yuk, sambil belajar bareng kita bahas sedikit tentang pahlawan-pahlawan islam, jangan lihat super hero yang di film terus... yang ini bener-bener nyata super heronya. yuk kita simak

1. Abu Bakar Ash Shiddiq
Dia adalah khalifah pertama setelah nabi wafat, dia adalah sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah, kemanapun Rosul pergi dia selalu menyertainya. termasuk saat perjalanan hijrah dari mekkah ke madinah. dia juga adalah orang yang pertama memeluk agama islam. dia diberi gelar "Ash-Shiddiq" oleh Rosulullah karena membenarkan peristiwa isra mi'raj. Abu bakar meninggal pada 23 Agustus 634 karena sakit yang dideritanya.

2. Umar Bin Khattab
‘Umar bin Khaththab RA adalah khalifah kedua. Ia termasuk sahabat yang sangat dikasihi oleh Nabi. Sebelum masuk Islam, ia dikenal sebagai sosok yang jago gulat dan gemar mabuk-mabukan. Seluruh penduduk Makkah merasa takut kepadanya. ’Umar memeluk Islam setelah mendengar surat Thoha yang dibacakan saudara perempuannya. Ia sangat keras dalam membela agama Allah. Ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraisy terhadap diri Nabi dan sahabat.
Saat ’Umar diangkat menjadi khalifah, daerah kekuasaan Islam bertambah. Kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukan dalam kurun waktu satu tahun (636-637 M). Pemimpin yang sederhana dan peduli para rakyatnya ini, wafat setelah dibunuh Abu Lukluk saat hendak
memimpin shalat ( 23 H/644 M). Ia dimakamkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah.

3. 3. ‘Utsman bin Affan
‘Utsman bin Affan RA adalah khalifah Islam ketiga. Pada saat kepemimpinannya, ia berhasil mengumpulkan wahyu, dan menyusunnya dalam bentuk mushaf Al- Qur’an. ’Utsman masuk Islam lewat ajakan Abu Bakar As-Siddiq. Ia mendapat gelar Dzun Nur ’Ain (Pemilik Dua Cahaya), karena menikahi dua putri Nabi, Ruqayyah dan Ummu Kultsum. ’Utsman dikenal sebagai saudagar kaya dan dermawan. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah. Saat berkecamuk perang Tabuk, ’Utsman menyumbang lebih dari 940 unta, kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi 1000. Usman Wafat pada tahun 35H atau 655M.

Nah.. gimana? hebat kan... siapa tokoh pahlawan islam favorit kamu?

Belajar Majas Repetisi, Retoris, dan Aliterasi

Nah, biar gak lupa sama pelajaran SMP-SMA yuk kita inget-inget lagi majas-majas. disini bakalan dijelasin tentang majas Retoris, Repetis, dan Aiterasi. Biar lebih gampang ngertinya, nanti bakalan dijelasin dengan contoh yang sering terjadi dikehidupan sehari-hari


Majas sendiri adalah salah satu bentuk pemanfaatan kekayaan bahasa yang menjadi cara khas menyampaikan pikiran agar mendapatkan efek tertentu.

1. Retoris
Majas ini adalah kalimat yang mempertanyakan yang jawabannya sudah pasti
 
ilustrasi diatas anyep menanyakan sesuatu yang sudah tau jawabannya, ya iyalah burhan pengen cintanya diterima, kalo gak ngapain juga dia nembak. contoh lain adalah : kamu mau gak aku kasih uang 1M?

2. Repertisi.
Majas ini menggunakan atau memanfaatkan perulangan kata-kata yang mempuyai makna yang sama sebagai penegasan.
 
Contoh lain dalam kalimat : "Aku ganteng, Aku Tampan" ganteng sama tampan kan sama.

3. Aliterasi.
Majas ini adalah majas yang menggunakan kata-kata yang huruf awalnya sama.
 
ilustrasi diatas adalah contoh penggunan majas aliterasi yang menggunakan huruf depan "S" semua. Contoh lain dalam kalimat : Gue gak gaul gara-gara gue galau.

nah segitu dulu ya belajar majasnya. sampe ketemu lagi...

Sunday, September 16, 2012

Ketika Jadwal Memanggil

Seminggu sebelum kuliah, ternyata jadwal udah tiba awal dari kelas baru, mata kuliah baru, semangat baru, harapan baru, ade-adean baru... eh gak deh becanda. kuliah bkalan dimulai 1 minggu lagi, tapi setelah gue liat jadwal kuliah, gue galau....

kenapa? kalian bakalan ngerti kalau kalian kuliah malam, dan siangnya harus kerja. hal yang bikin gue galau disini bukan mata kuliahnya yang susah atau dosennya yang galak. tapi, begitu gue liat jadwal tertnyata tidak ada satu hari libur pun disana. benar-benar setiap hari. nih gue kasih liat kalo gak percaya...


ini baru jadwal kuliah ya... belum termasuk jadwal praktikum, yang sudah dipastikan bakalan dijadwalin hari minggu. 
hal yang paling baik dari jadwal diatas ialah gak adanya matematika, tapi gue yakin banyak matakuliah yang lebih susah dari itu di jadwal gue.

Nah, buat kalian yang bernasib sama kaya gue, atau malah sekelas sama gue, gue ada sedikit tips biar kalian tetep fokus sama kuliah tapi gak keteteran sama kerjaan di kantor atau kegiatan lain :

1. Harus pinter bagi waktu
kamu harus bisa bagi waktu antara kerja, istiraht, kuliah, istirahat, dan main. kenapa gue banyakin waktu istirahat? karena kegiatan kita dalam satu hari juga banyak jadi biar seimbang aja sih. biasanya yang punya selingkuhan udah ekspert banget dengan masalah bagi waktu. kamu belajar sama dia gih...

2. Kurangi Kegiatan Yang Gak Penting
Kegiatan kamu yang padet belum tentu penting semua, lebih baik kurangin kegiatan yang kurang bermanfaat,  misalnya : stalking TL mantan, ngitungin bintang di langit, nguras laut. pokoknya tinggalin!!! supaya kamu juga lebih fokus sama kegiatan penting kamu yang lain.

3. Harus Pinter Bermain Kata-kata
kalo jadwal kamu padet, udah pasti tugas yang ada dibaliknya juga banyak. nah ini pinter-pinter kamu buat main kata-kata itu sangat penting demi kelangsungan hidup kamu di kampus. karena kalo kamu gak pinter ngerayu temen kamu buat ngerjain tugas kamu, trus siapa lagi yang bisa? #digebukintemenkelas

4. Punya Skype, YM, Atau sejenisnya
Ini sangat berguna banget buat mahasiswa kaya kita yang mungkin gak punya waktu buat ngumpul ngerjain tugas bareng. kamu bisa belajar kelompok dimana aja kalo gini. tapi, pastiin juga internetnya jalan ya. dan ini juga salah satu alternative kalo kamu sibuk tapi kamu gak punya waktu buat pacaran... hehhehe #pengalaman

5. Pindah Kampus
kalau cara diatas udah kamu lakuin tapi kamu masih keteteran juga. ya udah sekian dan terima kasih.


Saturday, September 8, 2012

Cinta Itu Buta atau Kita Sendiri Yang Membutakan

Baru baru ini gue dicurhatin sama temen gue, dia bilang ke gue kalo dia belum bisa lupain mantanya, padahal mantanya udah jahat dan gak ber-perikeasmaraan sama temen gue ini. nah loh? kok bisa ya orang yang udah dijahatin kaya gitu, tapi masih gak bisa benci sama mantannya itu? disini gue coba investigasi lebih dalem....jeng jeng...

karna rasa ingin tau gue, gue penasaran banget sama temen gue ini. ciyus? miapa? -___-". awalnya gue coba tanya masalah dia sampe bikin mereka putus, nah, temen gue ini jelasin secara simpel. "dia minta putus, dia bilang "aku udah nemu yang lebih cocok dari kamu" gitu" jawab temen gue. nah, disini gue kaget lah. kok alasannya begitu aja? terus gue tanya lagi sama temen gue "trus kenapa lo masih baik sama dia?" trus dia jawab "gak tau, gue gak bisa benci sama dia" #guetambahbingung.

Dan pas dia cerita tentang hubungannya itu ternyata itu adalah hari ultah mantannya itu, dan dia mau jadi orang pertama yang ngucapin. gue makin gak ngerti sama temen gue ini. logikanya ya, orang kalo dijahatin ya pasti dendam kan? dan gak mungkin baik sama orang yang jahatin. 

disini gue jadi mikir....

Apa cinta harus seperti ini? gak perduli orang yang kita sayang itu baik/jahat sama kita, kita harus tetap baik sama dia.

Apa cinta harus mengorbankan hati? gak perduli seberapa sering orang yang kita sayang melukai hati kita

Dan Apa cinta harus buta? menutup semua kebenaran dengan pembenaran dengan cinta, imajinasi dan harapan-harapan indah percintaan.

ya gue ngerti cinta itu penuh resiko, kalo gak ditembak ya digantung...#outoftopic

gue udah coba nasehatin temen gue ini, tapi semua berubah ketika negara api menyerang *mabok*, maksud gue dia tetep gak bisa benci sama mantanya whatever she tried, she always failed. intinya, sebenernya dia bisa aja lupain kalo aja dia mau. bukan cintanya yang bikin buta, tapi dia sendiri yang membutakan.

sebenernya kalo kasusnya begini ada tips-tipsnya supaya kalian bisa ngelupain mantan kalian.

1. Jangan inget yang baik-baik.
Biasanya pasangan yang baru putus atau patah hati itu yang diinget yang indah-indah, inget-inget pas pertama jadian, makan bareng nonton bareng, ngupil bareng, pokoknya semua yang bareng-bareng. nah, kenangan itu lah bisa bikin kalian susah move on. inget-inget aja yang bikin kamu ilfil sama dia, inget kalo badan dia bau truk sampah misalnya.

2. Sumbangin barang-barang yang dikasih mantan.
kamu gak akan ngelupain mantan kamu kalo gak bisa lepas dari barang-barang pemberiannya. banyangin kalo kamu kesepian trus ada boneka pemberian mantan kamu, secara spontan kamu peluk, trus inget lagi deh, kangen lagi deh. iya kalo mantan kamu blom move on juga, kalo udah nikah? nah kan jadi masalah, tambah galau kan.

3. Cari kesibukan
makin kamu sibuk, makin cepet kamu lupain mantan, karena peratian kamu tertuju ke kesibukan kamu itu, mau gak mau harus menghiraukan perasaan galau kamu. tapi jangan sibuk stalking twitter mantan juga, bunuh diri namanya.

gue berdoa supaya temen gue ini gak jadi depresi dan lari ke pacar orang. heheeh #nowplaying : the man who can't be moved - the script

mungkin kalian ada yang punya saran buat temen gue ini??

Wednesday, September 5, 2012

Berat Badan Oh Berat Badan

Gue bingung, akhir-akhir ini banyak banget yang bahas badan gw, emang gak ada yang laen yang bisa diurusin selain ngurusin berat badan gw ya? urusin negara kek, bantuin nenek-nenek nyebrang kek, bantuin kucing lahiran kek, atau apa kek.

iya emang sih gue juga ngerasa kok berat gw gak bertambah sejak SMA. dari tinggi gw yang 176cm tp berat gw cuma 50kg. bener-bener mengkhawatirkan. Gue gak terlalu permasalahin kenapa ini terjadi. Tapi yang jadi pertanyaan kemana nutrisi makanan yang gue makan?

pernah suatu ketika gue medical check up di kantor. dan gue sih udah nebak hasilnya. dan lo tau? di hasil medical check up gue tertulis "Under Weight" butuh diet tinggi Protein. Njiirrr gw bertanya-tanya "terus gue harus makan telor terus gitu? ngemil telor gitu? ato minum jamu telor mentah tiap hari gitu? liat hasilnya aja udah bad mood.

Yang bikin galau lagi saat denger "Kamu gemukin badan dikit kek..." njiiirrr galau se-galau galaunya kucing galau yang mau lahiran tapi gak ada suaminya buat nemenin dan gak tau itu anak siapa. dengan sabar gue jawab " iya nanti ya kalo udah siap gemuk" #ngelesmaksimal. dan yang bikin galau lagi kalimat itu datang dari pacar gue sendiri :( 

dan gara-gara badan gue kecil gini, pernah gue ke toko jam buat benerin jam gue, dan lo tau apa kalimat pertama yang tukang jam bilang?
Note:
TK : Tukang Jam
Gue : Ya gue lah

TK : "Ada yang bisa dibantu dek? "
Gue : kapan gue punya kakak tukang jam? "ini om mau servis jam"
TK : "Oh ini batrenya abis"
Gue : "Ya udah diganti aja"
TK : "Oke, ditunggu ya... pulang sekolah nih dek? sekolah dimana?"
Gue : "saya udah lulus om.... -___-" "
TK : " oh kirain, keliatan masih kecil "
Gue : AAAHHH COD
gue gak abis pikir, emang segitu kecilnya badan gue? lagian emang ada anak SMA yang segede gue sekarang?

katanya kalo mau gemuk tuh harus banyak olahraga, gue udah olahraga tiap minggu. gue juga udah minum susu tiap hari. dan gue juga udah makan banyak. tapi mungkin memang badan gue yang gak mau berkembang. lagian tumbuh kan keatas bukan kesamping.

yang bikin kesel lagi ada temen lama eh baru bbm gue udah nge-bully. teman macam apa kau???? bukannya tanya kabar malah nanyain badan gue -____-"


dengan mencoba banyak cara, makan banyak, olah raga dan minum susu pun gue masih dibilang lagi DIET


YANG LAGI DIET ITU SIAPA SETAN!!!! eh sorry jadi emosi gue. hehehe
tapi gue tetep bersyukur. kata temen gue gak penting gemuk atau kurus, yang penting sehat. dan gue paling suka quote ini "Kurus adalah gemuk yang tertunda - unknown"

Lagu-lagu Suka Sama Pacar Orang

Mungkin kamu adalah tipe orang yang sulit jatuh cinta, eh giliran dapet moment berharga untuk jatuh cinta, eh target cinta kamu malah punya pacar. separah-parahnya jatuh cinta ya cinta sama pacar orang. emang awalnya nyesek pas tau si dia udah punya pacar. tapi jangan nyerah, selalu ada celah diantara mereka. loh ngajarin gak bener. nih gw punya lagu yang bikin semangat buat merusak hubungan orang... eh maksudnya suka sama pacar orang.

1. Bukan Pacarmu - Tompi.
"Ingin ku mencumbumu di depan pacarmu
Agar dia membencimu putus denganmu
Ingin ku memelukmu di depan pacarmu
Agar dia membencimu putus denganmu"
gue ingetin ya, kalo mau praktekin lirik lagunya tompi ini kamu harus liat-liat. iya liat-liat dulu siapa pacarnya. jangan sampe kamu gak tau kalo pacarnya itu chris john. dapet pacar enggak yang ada kamu masuk rumah sakit seumur hidup.

2. Kumenunggu - Rossa.
"ku menunggu...
ku menunggu kau putus dengan kekasihmu
tak akan ku ganggu dengan kekasihmu
ku kan slalu disini untuk menunggumu"
lagunya enak, liriknya nyentuh banget, pas banget buat kamu yang lagi ngarepin dia putus. sambil nunggu dia putus, mending kamu cari gebetan lain aja. dari pada nungguin yg belom pasti putus juga kan? hehehe

3. Dilema - Cherrybelle
"Tuhan tolong aku
ku tak dapat menahan rasa di dadaku
ingin aku memiliki
namun dia ada yang punya"
jatuh cinta emang gak bisa ditebak, gak bisa milih mau sama siapa,kapan,dimana,bagaimana. kalo udah kena panah cinta pacar temen sendiri juga bisa jadi jatuh cinta. nah, kadang kita diadepin dengan kondisi untuk memilih sahabat atau cinta kan, nah lagu ini menceritakan tentang itu. siapa tau kamu bisa dapet solusi plus bisa joget-joget chibi...chibi....

4. Merindu Lagi - Yovie n The nuno
"Tuhan tolong aku ingin dirinya
rindu padanya memikirkannya
namun mengapa saat jatuh cinta
sayang sayang dia ada yang punya"
gak usah dijelasin pasti udah ngerti....

kira-kira kamu punya pengalaman suka pacar orang gak? coba share disini ya....